Bunga tak sama

Kaktus tetaplah kaktus,  tidak akan pernah menjadi mawar.

Kurang lebih seperti itu.  Kamu tidak akan bisa merubah kaktus menjadi mawar,  kamu juga tidak bisa merubah mawar menjadi kaktus.  Kaktus punya syarat tumbuh berbeda dengan mawar,  demikian sebaliknya.  Kamu harus menyiram air secara rutin pada tanaman mawar supaya tumbuh dan berbungan dengan baik,  tapi jika terlalu sering menyiram air pada kaktus,  ia justru akan layu,  busuk dan mati.

Kamu bisa menikmati keindahan mawar, menghirup wanginya, tetapi kebanyakan ia kemudian mati. Berbeda dengan kaktus kamu hanya bisa menikmati dan melihatnya dari kejauhan. Disirampun kamu tak perlu menjadi repot.  Tapi dibalik semua itu,  dia menjadi penyeimbang ekosistem alam.  Tumbuh liar di gurun pasir,  dia bisa kuat bertahan dalam setiap panas. Dia mampu menyimpan air,  meskipun tidak terlalu indah dibanding mawar,  tetapi dia juga bisa bermanfaat untuk sekitar.

Tanaman pun telah diciptakan beragam.  Kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki.
Sama seperti manusia.  Setiapnya ada yang seperti mawar,  kaktus atau yang lainnya.  Setiapnya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.  Manusia seperti itu.

Maka tak bisa kamu menyamakan kaktus dengan mawar,  pun sebaliknya.  Kamu tak bisa merubah kaktus menjadi mawar,  pun sebaliknya.

Kamu tidak bisa menyamakan manusia A dengan B dan seterusnya,  dan kamu tidak bisa merubah a menjadi b.
Semua sudah indah dengan kelebihan yang dimiliki masing-masing.
Bisasaja kelemahan kaktus adalah kelebihan mawar,  dan kelebihan kaktus adalah kelemahan mawar.
Sama seperti manusia,  bisasaja kelemahan a adalah kelebihan b begitu sebaliknya.

Jadi sudahlah cukup menjadi diri sendiri,  tidak memaksakan kehendak kepada orang lain untuk menjadi dia yang lain.

Kita perlu berubah,  benar. Tetapi berubah seperti apa?  Jangan berubah menjadi orang lain yang bukan jati diri kita.  Jangan pula memaksakan orang lain sesuai kehendak kita.  Kita tidak tahu bagaimana,  apakah kita benar sudah paham orang tersebut dan ingin dia berubah?
Belum tentu keinginan yang kita hendak kepada orang lain untuk merubah mereka akan berbuah menjadi lebih baik,  jika malah sebaliknya?
Jadi sama-sama belajar,  jangan terlalu sering menghakimi,  menyamakan,  memangkas,  dan menginginkan orang lain sempurna seperti yang kita inginkan.  Setiap orang memiliki keistimewaan masing-masing.

Komentar